Rabu, 31 Juli 2013

Alam Semesta Dirancang dengan Ketepatan Sempurna


AyoReading: Alam Semesta Dirancang dengan Ketepatan Sempurna~Salah satu temuan mutakhir di dunia sains yang menjadi buah bibir di kalangan ilmuan adalah apa yang disebut prinsip antropis. Prinsip ini mengungkapkan bahwa setiap detail yang terdapat di alam semesta telah dirancang dengan ketepatan yang sempurna untuk memungkinkan manusia hidup. 
Contoh kecil dari prinsip antropis ini dapat kita temukan pada fakta-fakta yang berkaitan dengan keberadaan bumi. Dalam hal ini, seorang astronom Amerika Hugh Ross dalam bukunya yang berjudul The Fingerprint of God, Recent Scientific Discoveries Reveal the Unmistakable Identitiy of the creator telah membuat daftarnya sendiri sebagai berikut.
1. Jarak bumi dengan matahari
  • Jika lebih jauh: planet bumi akan terlalu dingin bagi siklus air yang stabil
  • Jika lebih dekat: planet bumi akan terlalu panas bagi siklus air yang stabil
2. Gravitasi di permukaan bumi
  • Jika lebih kuat: atmosfer bumi akan menahan terlalu banyak gas beracun (amoniak dan methana)
  • Jika lebih lemah: atmosfer bumi akan terlalu tipis karena banyak kehilangan udara
3. Periode rotasi bumi
  • Jika lebih lama: perbedaan suhu pada siang dan malam hari terlalu besar
  • Jika lebih cepat: kecepatan angin pada atmosfer terlalu tinggi
4. Albedo
  • Jika lebih besar: Zaman es tak terkendali akan terjadi
  • Jika lebih kecil: efek rumah kaca tak terkendali akan terjadi
5. Aktivitas gempa
  • Jika lebih besar: terlalu banyak makhluk hidup binasa
  • Jika lebih kecil: bahan makanan dasar laut tidak akan didaur ulang ke daratan melalui pengangkatan tektonik
6. Ketebalan kerak bumi
  • Jika lebih tebal: terlalu banyak oksigen berpidah dari atmosfer ke kerak bumi
  • Jika lebih tipis: aktivitas tektonik dan vulkanik akan terlalu besar
7. Medan magnet bumi
  • Jika lebih kuat: badai elektromagnetik akan terlalu merusak
  • Jika lebih lemah: kurangnya perlindungan dari radiasi berbahaya yang berasal dari luar angkasa
8. Interaksi gravitasi dengan bulan
  • Jika lebih besar: efek pasang surut pada laut, atmosfer dan periode rotasi semakin merusak
  • Jika lebih kecil: perubahan tidak langsung pada orbit menyebabkan ketidakstabilan iklim
9. Kadar karbondioksida dan uap air dalam atmosfer
  • Jika lebih besar: efek rumah kaca tak terkendali akan terjadi
  • Jika lebih kecil: efek rumah kaca tidak memadai
10. Kadar ozon dalam atmosfer
  • Jika lebih besar: suhu permukaan bumi terlalu rendah
  • Jika lebih kecil: suhu permukaan bumi terlalu tinggi, terlalu banyak radiasi ultraviolet
Daftar di atas hanyalah sedikit contoh dari sekian banyaknya data yang melimpah tentang adanya prinsip Antropis. Namun, yang sedikit inipun cukup untuk menghancurkan mitos yang dipercaya para ilmuan materialis, yaitu bahwa keberadaan bumi beserta kehidupan yang terdapat padanya terjadi secara kebetulan melalui serangkaian persitiwa acak tanpa perencanaan. 
Siapapun yang mempelajari data-data ini tidak akan gagal untuk sampai pada kesimpulan bahwa bumi ini merupakan tempat yang telah dirancang dengan tingkat kerumitan yang tak terbayangkan dan dengan kesesuaian yang sempurna demi keberlangsungan kehidupan di dalamnya.



Source

Mukjizat Al Quran, Usia Bumi dan Alam Semesta



“Allah-lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia berkuasa di atas ‘Arsy. Tidak ada bagi kamu selain daripada-Nya seorang penolong pun dan tidak (pula) seorang pemberi syafa’at. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?”
(QS. Al-Sajdah 32:4)
Katakanlah, “Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagi-Nya? (yang bersifat) demikian itu adalah Rabb semesta alam” (QS. Al-Fushshilat 41:9)


AyoReading: Mukjizat Al Quran, Usia Bumi dan Alam Semesta~Satu dari sekian banyak contoh yang  dirincikan Al-Qur’an adalah umur bumi dan alam semesta ini, yang kata orang bahwa bumi kita ini sudah tua. Lalu bagaimanakah Al-Qur’an menceritakan tentang perihal tersebut ? dan bagaimana pula sistematika rinciannya?


Menurut penelitian ilmuwan, umur alam semesta atau disebut ‘langit’ dalam bahasa Al-Qur’an memang lebih ‘tua’ dari bumi. Berdasarkan QS. Al-Sajdah:4 Allah SWT memposisikan kata ‘langit’ sebelum ‘bumi’. Lalu, mengapa Allah selalu mendahului kata’ langit’ dari pada ‘bumi’ dalam setiap firman-Nya? Berikut rinciannya.


Analogi : Allah SWT. menciptakan langit dan bumi dalam enam masa (QS.Al-Sajdah 32:4), serta menciptakan bumi sebagai tempat tinggal dalam dua masa (QS. Fushshilat 41:9). Menurut para ahliGeologi, meninjau dari batuan meteorit tertua, perkiraan umur bumi adalah sekitar 4,56 × 109 tahun. Kembali ke Al-Qur’an jika umur langit 6 masa dan umur bumi 2 masa, maka perbandingannya adalah 6 : 2 = 3 : 1, jadi umur alam semesta dapat kita cari dengan cara yaitu 4,56 × 109 × 3 = 13,68 × 109tahun. Itu adalah perhitungan umur alam semesta atau ‘langit’ versi Al-Qur’an.


Fakta :  Versi sains modern menyatakan tentang sebuah teori bernama Big Bang yang menyebutkan bahwa umur alam semesta 13,7  × 109 tahun. Angka tersebut hampir mendekati angka perkiraan umur alam semesta versi Al-Qur’an. Subhanallah, apakah ini suatu kebetulan ?

Terdapat selisih 20 juta tahun antara perhitungan sains modern dengan Al-Qur’an. Namun, perbedaan ini bukanlah menjadi suatu selisih yang signifikan. Dan kita bisa menyimpulkan bahwa Al-Qur’an merupakan sumber kajian dan pedoman yang sangat Akurat. Wallahu’alam Bissawab.



Source

Sehat ala Rasulullah


AyoReading: Sehat ala Rasulullah~Kesehatan adalah salah satu nikmat Allah Ta’ala yang paling utama bagi seorang hamba. Bahkan sebagian menyebutkan bahwa kesehatan adalah kenikmatan yang paling utama secara mutlak. Oleh sebab itu, sangat pantas bagi mereka yang diberi taufik berupa kesehatan berusaha menjaganya dengan sebaik-baiknya.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Dua kenikmatan yang dilalaikan oleh kebanyakan manusia; (yaitu) kesehatan dan waktu luang.”
Bahkan dalam hadits lain –dha’if (lemah) tetapi ada penguatnya-, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Siapa yang pagi harinya dalam keadaan aman pada dirinya, sehat jasmaninya, dan memiliki bekal makanan pokok untuk hari itu, seolah-olah dunia telah diberikan semua kepadanya.”
Sehat adalah salah satu kenikmatan yang akan ditanyakan oleh Allah Ta’ala bagaimana kita memanfaatkannya. Allah Ta’ala berfirman:
“Kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu).” (QS. at-Takaatsur: 8)
Diriwayatkan juga oleh at-Tirmidzi, dari Abu Hurairah radiallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:
“Kenikmatan yang pertama ditanyakan kepada seorang hamba ialah (ketika dikatakan kepadanya), ‘Bukankah telah Kami sehatkan tubuhmu dan Kami beri kamu minum dengan air yang segar?’”
Siapa yang memerhatikan bimbingan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentu melihat bahwa bimbingan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah petunjuk paling utama yang sangat mungkin digunakan untuk memelihara kesehatan. Dan upaya memelihara kesehatan ini lebih sering tergantung pada pengaturan pola makan dan minum yang tepat. Demikian pula pakaian, tempat tinggal, tidur, gerak, diam, hubungan suami-istri, dan sebagainya.
Banyak alasan yang mendorong kita untuk memerhatikan petunjuk beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menghadapi sehat dan sakit. Sederhananya, sebagai seorang muslim kita tentu beriman kepada sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Allah tidak menurunkan satu penyakit, tetapi juga menurunkan obatnya.”
Juga dalam Shahih Muslim, dari Jabir bin ‘Abdillah radiallahu ‘anhu, dia berkata,”Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Setiap penyakit, ada obatnya. Apabila engkau tepat mendapatkan obat suatu penyakit, niscaya dia akan sembuh dengan izin Allah.”
Dan dari Usamah bin Syarik, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:
“Sesungguhnya, Allah Azza wa Jalla tidak hanya menurunkan penyakit, tetapi juga menurunkan obatnya. Siapa yang tahu, dia pun mengetahuinya, adapun yang tidak tahu, dia tidak mengetahuinya.”
Penyakit yang dimaksud di dalam hadits-hadits di atas adalah semua penyakit, baik lahir maupun batin. Penyakit lahir adalah gangguan yang mengenai fisik kita, baik itu yang mengenai organ dalam tubuh kita maupun yang terlihat oleh kita. Adapun penyakit batin, adalah penyakit-penyakit yang menimpa hati dan jiwa.
Artinya, dalam menghadapi kedua penyakit ini kita sebetulnya tidak lepas dari tuntunan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan rasul-Nya. Allah Ta’ala dan rasul-Nya memberi bimbingan tentang apa yang harus kita lakukan sebelum penyakit itu mengenai kita (pencegahan) dan pada saat dia menimpa kita (pengobatan).
Allah Ta’ala yang menurunkan penyakit dan obatnya berfirman:
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS. al-Ahzab: 21)
Ini adalah dalil bahwa tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam memelihara kesehatan dan menangani gangguan kesehatan adalah tuntunan yang paling baik.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, dan mengarahkannya kepada seluruh manusia:
“Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Rabbmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman. Katakanlah: “Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Karunia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.” (QS: Yunus: 57-58)
Kemudian firman Allah Ta’ala yang ditujukan kepada kaum mukminin:
“Sungguh Allah telah memberi karunia kepada orang-orang yang beriman ketika Allah mengutus di antara mereka seorang Rasul dari golongan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Allah, membersihkan (jiwa) mereka, dan mengajarkan kepada mereka al-kitab dan al-hikmah.” (QS. al-Jumu’ah: 2)
Dan Allah Ta’ala berfirman:
“Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al-Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.” (QS. al-Israa`: 82)
Inilah salah satu keindahan ajaran Islam sebagai rahmat untuk seluruh manusia. Islam membimbing bagaimana mereka menjaga kesehatan –lahir batin- dan cara mengembalikan kesehatan tersebut, apabila dia terganggu oleh penyakit.
Menjaga kesehatan itu lebih baik daripada mengobati. Oleh sebab itulah yang kita dahulukan di sini adalah bimbingan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam memelihara kesehatan. Hal ini jelas tidak lepas dari wahyu Allah Ta’ala yang menurunkan penyakit berikut obatnya. Dan bagaimana mungkin penyakit-penyakit itu mampu menandingi firman Allah Ta’ala, yang menciptakan alam semesta ini, termasuk penyakit tersebut?
Allah Ta’ala berfirman:
“…makan dan minumlah kalian, serta janganlah berlebih-lebihan…”
(QS. al-A’raaf: 31)
Dalam ayat ini Allah Ta’ala mengarahkan hamba-hamba-Nya agar memasukkan sesuatu ke dalam tubuh mereka, apakah itu makanan ataupun minuman, yang berguna bagi tubuh mereka, baik kadar maupun caranya. Apabila dilakukan secara berlebihan, atau tidak ada sama sekali, niscaya akan mengundang berbagai penyakit.
Bahkan, banyak ulama mengatakan bahwa ayat ini menghimpun seluruh makna yang terkait dengan kedokteran (kesehatan). Hal itu, karena seimbang dalam makan dan minum adalah asas utama upaya pemeliharaan kesehatan.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Tidak ada wadah yang diisi sepenuh-penuhnya oleh manusia, yang lebih buruk daripada perut. Cukuplah bagi anak Adam (manusia) itu makanan yang dapat menegakkan tulang punggungnya. Kalau mau tidak mau, harus diisinya juga, hendaklah dia isi sepertiganya untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga untuk napasnya.”
Hadits ini –demikian pula ayat di atas- menerangkan kepada kita bahwa makan dan minum secara berlebihan menjadi sebab timbulnya berbagai penyakit lahir dan batin.
Makan itu sendiri ada tiga derajat; kebutuhan, kecukupan, dan kelebihan. Dalam hadits di atas Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan bahwa suapan yang membuat tegak tulang punggung seseorang, sudah mencukupi. Kalaupun dia ingin menambah, hendaknya sekadar mengisi sepertiga lambungnya, sedangkan dua pertiga sisanya masing-masing untuk air dan udara.
Kalau hal ini terjadi terus-menerus, maka akan mempercepat kerusakan lambung. Akan tetapi, kalau sekali-sekali, tidak apa-apa. Demikian menurut Ibnul Qayyim rahimahullah, dan alasannya, karena Abu Hurairah radiallahu ‘anhu pernah minum susu sampai kekenyangan dan tidak kuat minum lagi, sementara Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melihat dan tidak melarangnya. Demikian pula sahabat lainnya.
Kekuatan tubuh bukan ditentukan oleh jumlah makanan yang masuk ke tubuh kita, melainkan menurut kesiapan tubuh menerimanya. Kalau perut terlalu penuh, pernapasan menjadi tidak sempurna. Akibatnya, zat-zat gizi dalam makanan itu tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Selanjutnya, kondisi tubuhpun tidak baik dan aktivitas akan berkurang.
Tentu saja efeknya adalah bukan hanya pada urusan dunia saja yang terlantar, ibadah yang semestinya kita laksanakan dengan sempurna dan semangat akhirnya menjadi tidak bermutu. Mengapa? Karena tubuh kita terasa berat dan malas/lamban.
Ada sebuah kisah menarik, dari Tsabit al-Bunani, salah seorang tabi’in yang berguru dan menyertai Anas bin Malik radiallahu ‘anhu selama duapuluh tahun, beliau menyebutkan:
Iblis pernah menampakkan diri kepada Nabi Yahya bin Zakariya ‘alaihis sallam, lalu beliaupun melihat di tubuh iblis terdapat banyak sendok dari berbagai jenis. Nabi Yahya ‘alaihis sallam bertanya, “Sendok apakah ini, hai iblis?”
Iblis menjawab, “Inilah rupa-rupa syahwat yang kugunakan menghancurkan anak Adam (manusia).”
Nabi Yahya ‘alaihis sallam bertanya lagi, “Apakah di situ ada bagianku?”
“(Ya), sering ketika engkau kenyang, kami membuatmu berat melakukan shalat dan zikir,” kata iblis.
“Adakah yang lain?” tanya Nabi Yahya ‘alaihis sallam.
“Tidak,” jawab iblis.
Nabi Yahya ‘alaihis sallam pun berkata, “Demi Allah, aku tidak akan membiarkan perutku penuh dengan makanan selama-lamanya.”
“Demi Allah, aku tidak akan menasihati seorang muslim pun, selama-lamanya,” sambung iblis.
Kenyang atau syab’u bukan berarti penuh sesak, melainkan kecukupan gizi yang sesuai untuk tubuh kita. Di dalam hadits ini, ada hikmah lain yang tersirat, bahwa ternyata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang kita makan dan minum semata-mata karena dorongan selera dan lezatnya makanan dan minuman tersebut. Namun, itupun, bukan berarti kita harus memakan sesuatu yang tidak kita sukai, karena bisa jadi, bahayanya lebih banyak daripada manfaatnya.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri, tidak menolak makanan yang dihidangkan kepada beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, kecuali bila makanan tersebut bukan yang biasa dimakan oleh masyarakat di daerah beliau menetap. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah mencela makanan. Kalau beliau suka, beliau meyantapnya. Kalau tidak, beliau meninggalkannya.
Di antara makanan yang disukai oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ialah daging kambing, kaki depannya, karena lebih mudah dicerna. Ini adalah salah satu cara agar lambung kita tidak bekerja berat mengolah makanan.
Diriwayatkan pula bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Saya tidak makan sambil bersandar (bertelekan).”
Di antara maksud hadits ini ialah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak duduk sambil bersandar (bertelekan) seperti mereka yang banyak makannya. Hal ini tentu saja akan membawa kepada sikap berlebihan dalam hal makan, merasa belum kenyang, akhirnya memasukkan lagi makanan berikutnya sehingga perut penuh sesak.
Dalam hal gigi dan mulut, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga sangat memerhatikan kesehatannya. Beliau tidak pernah meninggalkan siwak (kayu untuk gosok gigi), bahkan hingga akhir hayatnya, selalu menjaga kebersihan mulut dan gigi dengan siwak, sebagaimana diriwayatkan Bunda ‘Aisyah radiallahu ‘anha.
Tidur. Bagaimana beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatur tidur beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam. Bahkan pernah beliau menegur dengan keras sebagian sahabat yang karena begitu cinta dan semangatnya meniru beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, bertekad untuk bangun mengerjakan shalat sepanjang malam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan bahwa beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bangun malam, juga tidur.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa tidur lebih dini, sesudah shalat ‘Isya, tidak mengisinya dengan obrolan yang tak berarti. Kemudian, beliau bangun juga lebih dini. Inilah tidur beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam di malam hari.
Siang hari, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam hampir selalu tidur siang atau qaylulah. Salah satu hikmahnya sebagaimana diriwayatkan dari beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah, bahwasanya setan tidak tidur siang.
Inilah sekilas pengantar bagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kita memerhatikan kesehatan melalui perbaikan terhadap pola makan yang sering menjadi pemicu sejumlah penyakit yang berbahaya bagi tubuh dan hati kita. Wallahu a’lam bish shawab





Source

Hukum Bersiwak atau Menyikat Gigi Saat Berpuasa


AyoReading: Hukum Bersiwak atau Menyikat Gigi Saat Berpuasa~Berpuasa seringkali menyisakan bau mulut yang kurang nyaman bila tercium oleh orang lain. Meskipun demikian, dalam sebuah hadits telah disebutkan bahwa bau mulut orang yang berpuasa bagaikan wangi misk di sisi Allah. Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.”[1]

Untuk meminimalisir bau mulut, seringkali kita menyikat gigi dengan pasta gigi. Dalam kondisi berpuasa, apakah kita tetap boleh menyikat gigi dengan menggunakan pasta gigi? Apakah hal ini boleh disamakan dengan kebolehan bersiwak saat berpuasa? Mari kita kaji pembahasan ini bersama.
Hukum Bersiwak Saat Berpuasa
Syaikh Shalih al-Fauzan pernah ditanya tentang hukum bersiwak ketika sedang melakukan puasa Ramadhan. Beliau memaparkan, “Tidak diragukan lagi bahwa bersiwak merupakan ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang dianjurkan. Bersiwak memiliki keutamaan yang besar. Terdapat berbagai riwayat shahih yang menunjukkan dianjurkannya bersiwak, dapat kita lihat pada perbuatan maupun perkataan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Oleh karena itu, sudah seharusnya kita mengamalkan ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ini. Hendaklah kita berusaha bersiwak, terlebih-lebih lagi pada saat diperlukan atau pada waktu yang disunnahkan untuk bersiwak, seperti sebelum berwudhu, ketika akan melaksanakan shalat, ketika hendak membaca al-Quran, ketika ingin menghilangkan bau mulut yang tak sedap, serta saat bangun tidur sebagaimana hal ini pernah dicontohkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Keadaan-keadaan tadi merupakan saat yang ditekankan untuk bersiwak. Dan asalnya, siwak itu disunnahkan di setiap waktu. Orang yang berpuasa pun dianjurkan untuk bersiwak sebagaimana orang yang tidak berpuasa. Pendapat yang tepat, bersiwak dibolehkan sepanjang waktu, dianjurkan untuk bersiwak di pagi hari maupun di sore hari.
Pendapat yang menyatakan tidak bolehnya bersiwak di sore hari sebenarnya bukan berasal dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Akan tetapi, yang tepat terdapat beberapa perkataan sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang mengatakan,
“Aku pernah melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersiwak beberapa kali hingga tidak dapat kuhitung banyaknya, meskipun saat itu beliau sedang berpuasa.”[2]
Oleh karena itu, bersiwak itu disunnahkan bagi orang yang berpuasa maupun yang tidak berpuasa. Namun dengan tetap menjaga agar jangan terlalu kasar (tergesa-gesa) ketika bersiwak karena bisa melukai mulut dan menyebabkan keluarnya darah, atau siwak bisa merusak sesuatu yang ada di mulut . Maka, wajib bagi orang yang terjadi semacam itu untuk mengeluarkan darah atau siwak tersebut dari mulutnya. Oleh karena itu, hendaklah seseorang bersiwak dengan perlahan-lahan.[3]


 
Jika Siwaknya Memiliki Rasa
Sebuah pertanyaan disampaikan kepada Syekh Abdullah bin ‘Abdurrahman al-Jibrin, “Apakah bersiwak dengan siwak yang memiliki rasa membatalkan puasa?”
Syaikh Abdullah bin ‘Abdurrahman al-Jibrin menyampaikan jawaban, “Bersiwak boleh dilakukan saat berpuasa, dan hukumnya disunnahkan di setiap waktu. Banyak ulama yang memakruhkan bersiwak bagi orang yang berpuasa setelah waktu zawal (tergelincirnya matahari ke barat). Mereka berpendapat demikian karena bersiwak menyebabkan hilangnya bau mulut yang baunya di sisi Allah bagaikan wangi misk.
Para ulama yang meneliti lebih jauh menguatkan pendapat bahwa bersiwak saat berpuasa tidaklah makruh, bahkan dianjurkan untuk bersiwak di pagi dan sore hari.
Adapun jika siwak tersebut memiliki rasa, maka wajib bagi orang yang bersiwak untuk membuang ludahnya ke tanah atau menyekanya dengan sapu tangan. Secara umum, sesungguhnya rasa itu hanya ada di kulit siwak dan tidak selamanya akan ada pada siwak tersebut. Adapun jika siwak tersebut berasa seperti rasa salah satu jenis sayuran atau yang semisalnya, dari segi bahwa rasanya dapat terkecap dengan ludah, maka wajib bagi orang yang bersiwak tersebut untuk memuntahkan air liurnya tadi, karena jika dia sengaja menelan sesuatu dan mengecap rasanya maka puasanya batal. Wallahu a’lam.[4]
Dari fatwa beliau tersebut, dapat dipahami bahwa alasan tidak bolehnya menggunakan siwak yang memiliki rasa saat berpuasa adalah karena rasa dari siwak tersebut bisa terkecap oleh ludah dan akhirnya tertelan masuk ke tenggorokan. Padahal, telah kita ketahui bersama bahwa menelan makanan dan minuman ke dalam kerongkongan dengan sengaja termasuk salah satu pembatal puasa.
Dalam kitab Haqiqatush Shiyam, pada Pasal “Hal-hal yang Membatalkan Puasa dan yang Tidak Membatalkan Puasa”, Syaihul Islam Ibnu Taimiyyah menyatakan, “Pembatal-pembatal puasa ada yang berdasarkan nash dan ijma’ (kesepakatan para ulama), yaitu: makan, minum, dan berjima’ (hubungan intim dengan istri). Allah Ta’ala berfirman,
‘Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, serta makan dan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam (yaitu fajar). Kemudian, sempurnakanlah puasa itu sampai (datangnya) malam….’ (QS. Al-Baqarah: 187)
Ayat ini menunjukkan bahwa di saat tidak puasa diizinkan untuk berhubungan intim dengan istri. Maka bisa dipahami bahwa puasa haruslah menahan diri dari berhubungan intim dengan istri, makan dan minum.”[5]
Hukum Menggunakan Pasta Gigi Saat Berpuasa
Dalam hal ini, Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz ditanya, “Apakah seseorang yang berpuasa boleh menggunakan pasta gigi padahal dia sedang berpuasa di siang hari?”
Beliau menjawab, “Melakukan seperti itu tidaklah mengapa selama tetap menjaga sesuatu agar tidak tertelan di kerongkongan. Sebagaimana pula dibolehkan bersiwak bagi orang yang berpuasa baik di pagi hari atau sore harinya.” [6]
Pertanyaan yang serupa juga pernah disampaikan kepada Syaikh Muhammad bin Shalih al- Utsaimin, “Apa hukum menggunakan pasta gigi bagi orang yang berpuasa di siang hari bulan Ramadan?”
Beliau menjelaskan, “Penggunaan pasta gigi bagi orang yang sedang berpuasa tidaklah mengapa jika pasta gigi tersebut tidak sampai masuk ke dalam tubuhnya (tidak sampai ia telan, pen). Akan tetapi, yang lebih utama adalah tidak menggunakannya karena pada pasta gigi terdapat rasa yang begitu kuat yang bisa jadi masuk ke dalam perut seseorang tanpa dia sadari. Oleh karena itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada Laqith bin Shobroh,
“Bersungguh-sungguhlah dalam beristinsyaq (memasukkan air ke dalam hidung), kecuali bila engkau sedang berpuasa.”[7]
Dengan demikian, yang lebih utama bagi orang yang sedang berpuasa adalah tidak menggunakan pasta gigi. Waktu untuk menggunakan pasta gigi sebenarnya masih bisa di waktu lainnya. Jika orang yang berpuasa tersebut tidak menggunakan pasta gigi hingga waktu berbuka, maka berarti dia telah menjaga dirinya dari perkara yang dikhawatirkan merusak ibadah puasanya.”[8]
Kesimpulan
  • Bersiwak disunnahkan untuk dilakukan dalam keadaan apa pun, baik sedang berpuasa ataupun tidak.
  • Hukum menggunakan sikat gigi dianalogikan (diqiyaskan) dengan hukum menggunakan siwak.
  • Hukum menggunakan sikat gigi dengan pasta gigi dianalogikan (diqiyaskan) dengan hukum menggunakan siwak yang memiliki rasa.
  • Pada asalnya, hukum menggunakan sikat gigi dengan pasta gigi saat berpuasa adalah boleh. Namun untuk lebih berhati-hati dari tertelannya pasta gigi ke dalam kerongkongan, maka sebaiknya pasta gigi tidak digunakan ketika puasa, bisa ditunda setelah waktu berbuka tiba atau sebelum masuk waktu shubuh. Sebagai gantinya, ketika sedang berpuasa, sebaiknya menyikat gigi dilakukan tanpa memberikan pasta gigi pada sikat gigi. Wallahu a’lam.
[1] HR. Muslim no. 1151.
[2] HR. Tirmidzi no. 725 dan Ahmad 3/445. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini dho’if.
[3] Fatawa Ramadhan, Juz 2, nomor fatwa. 441, hlm. 492-493.
[4] Fatwa Syekh Abdullah bin Abdurrahman al-Jibrin, nomor fatwa. 10774.
[5] Haqiqatush Shiyam, hlm. 10—11.
[6] Fatawa Ramadhan, Juz 2, nomor fatwa. 444, hlm. 495.
[7] HR. Abu Daud no. 2366. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih.
[8] Fatawa Ramadhan, Juz 2, nomor fatwa. 446, hlm. 496
Referensi:
Fatwa Syaikh al-Jibrin, http://ibn-jebreen.com (URL: http://ibn-jebreen.com/ftawa.php?view=vmasal&subid=10774&parent=835)
Fatawa Ramadan fish Shiyam wal Qiyam wal I’tikaf wa Zakatul Fithr, Para Ulama, www.waqfeeya.com (URL: http://ia311213.us.archive.org/1/items/frskfrsk/frsk.pdf)
Haqiqatush Shiyam, Syekhul Islam Ibnu Taimiyah, pentahqiq Syekh Nashiruddin al-Albani, www.waqfeeya.com (URL: http://ia311036.us.archive.org/2/items/waq93564/93564.pdf)




Source

Senin, 29 Juli 2013

Fakta Menarik Kumbang Titan

AyoReading: Fakta Menarik Kumbang Titan~Nama ilmiahnya Titanus giganteus atau lazim disebut dengan kumbang titan (titan beetle). Habitatnya menyebar di Amerika Selatan, mulai dari Brasil, Bolivia, Kolombia, Ekuador, hingga Peru. Ada beberapa fakta yang menarik untuk diketahui soal serangga terbesar di dunia ini.



1. Ukurannya bisa mencapai panjang sekitar 16,7 sentimeter.
 
2. Sebagai kumbang berukuran besar tentu sangat kuat. Misalnya saja, titan bisa mematahkan pensil jadi dua bagian. Namun, serangga ini tidak termasuk berbahaya bagi manusia kecuali Anda menerornya sedemikian rupa.
 
3. Kumbang jantan tidak makan sampai mereka dewasa. Energi yang ia butuhkan untuk tumbuh dan terbang mencari jodoh dikumpulkannya saat masih menjadi pupa.
 
animal.memozee.com

4. Karena ukuran dan bobot yang besar, kumbang titan jantan tidak bisa terbang. Mereka hanya memanjat dan meluncur di pepohonan, seolah-olah terlihat seperti terbang.
 
5. Kumbang titan merupakan komoditas yang menggiurkan. Seekor kumbang titan bisa dijual dengan harga Rp 5 juta. Banyak wisatawan berani merogoh kocek dalam-dalam hanya untuk melihat binatang ini.




Source

Minggu, 28 Juli 2013

7 Tempat Aneh Tapi Ajaib

1. Eisriesenwelt Ice Caves-Austria

Gua ais ini berbeza sekali dengan gua-gua biasa. pencahayaan yang ada akan membuat anda merasa seperti berada tempat yg jauh dari bumi, seperti sedang menjelajah ke planet lain. Gua Eisriesenwelt ini adalah gua terbesar yang ada dan mencapai panjang 40km.



2. The Richat Structure-Mauritania

Permukaan tanah yang luar biasa ini berada di bagian Barat Daya gurun Sahara, dan disebut sebagai Richat Structure, dan begitu besar (diameternya mencapai 50km) boleh dapat dilihat dari luar angkasa. Bentuk lingkaran yang ada juga masih belum dapat dijelaskan oleh para ilmuwan



3. The Stone Forest-China

Hutan Batu yang dalam bahasa aslinya Shilin, adalah batuan yang dibentuk dari air yang terus menerus menerpa permukaan dan mengikis bebatuan yang ada dan meninggalkan bentuk berupa tiang-tiang . Daerah ini ternyata dikenali semenjak dinasti Ming dan dianggap sebagai Keajaiban Dunia Pertama



4. Vale da Lua-Brazil

Terjemahan dari nama tempat ini adalah Lembah Bulan, yang merupakan lembah batu yang terhakis dari air, dan meninggalkan banyak ?kolam renang ?. Batuan yang ada di lembah ini adalah batuan tertua di dunia, yang dibentuk dari quartz dengan pinggiran berupa kristal.



5. Salar de Uyuni-Bolivia

Adalah tempat yang mungkin paling indah (sekaligus aneh) di dunia. Daerah dengan padang garam terbesar di dunia, termasuk juga gunung berapi yang aktif, dan dataran geyser, dengan berbagai fatamorgana unik yang membuat anda merasa tinggal di planet lain


6.Rio Tinto-Spanyol

Lombong terbuka Rio Tinto ini menampilkan pemandangan yang luar biasa indah dan aneh, sehingga pemandangan yang ada seakan mirip dengan bulan. Pertumbuhan dari lombong ini tidak hanya memakan gunung dan lembah yang ada, bahkan sampai semua penduduk desa di dekat lombong tersebut harus dipindahkan ke kota terdekat. Air merah di sungai Rio Tinto ini sangat m asam dan tinggi kandungan logam beratnya.




7. Dry Valleys-Antartika

Lembah Kering di Antartika ini memiliki lantai berupa kerikil, dan dikatakan bahwa pemandangan yang anda dapat saksikan di tempat ini tidak berbeza dari pemandangan di Mars. Pemandangan yang luar biasa ini akan anda temuki di Antartika, dan sama sekali tidak ada salji, sekaligus merupakan satu-satunya tempat tanpa ais di Antartika. Terkadang di dasar lembah ini terdapat danau ais yang tebalnya mencapai beberapa meter. Dan dibawah danau ini, terdapat air yang sangat masin, dan yang lebih seru lagi, ternyata di dalam air tersebut ada mahluk hidup yang boleh hidup!

Halal dan Haram Kawat Gigi


AyoReading: Halal dan Haram Kawat Gigi~Kawat gigi atau behel sudah lumrah di zaman ini sudah, sudah mulai banyak yang memakai baik wanita maupun laki-laki. Awalnya kawat gigi untuk meratakan gigi akan tetapi sekarang menjadi trend karena bagi sebagian orang kawat gigi membuat penampilan menjadi lebih baik atau tepatnya untuk penampilan/berhias.
Boleh untuk pengobatan
Pada hukum asalnya haram mengubah ciptaan Allah, misalnya operasi mengecilkan hidung dan operasi ganti kelamin.
Allah Ta’ala berfirman,
“dan akan aku suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka mengubahnya”. (An-Nisa’ :119)
Akan tetapi untuk pengobatan dan mengembalikan ke dalam bentuk ciptaan Allah maka hukumnya boleh. Misalnya operasi hidrocepalus, operasi pengangkatan tumor, operasi cacat bawaan.
Sebagaimana riwayat sahabat Urfujah bin As’ad radhiallahu ‘anhu, ia menggunakan emas untuk memperbaiki hidungnya, padahal emas harambagi laki-laki. Maka mengembalikan susunan gigi yang tidak rata,misalnya gigi maju kedepan dan mersukan penampilan, maka hukumnya boleh.
“Hidungnya terkena senjata pada peristiwa perang Al-Kulab di zaman jahiliyah. Kemudian beliau tambal dengan perak, namun hidungnya malah membusuk. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkannya untuk menggunakan tambal hidung dari emas.” [1]
Syaikh Shalih Al-Fauzan hafidzahullah berkata,“Jika ada kebutuhan untuk meratakan gigi misalnya susunan gigi tampak jelek sehingga perlu diratakan maka hukumnya tidak mengapa/mubah..jika pengobatan ini (meratakan gigi), dengan tujuan menghilangkan penampilan gigi yang jelek atau ada kebutuhan yang lain semisal seorang itu tidak bisa makan dengan baik kecuali jika susunan gigi diperbaiki dan ditata ulang maka hal tersebut hukumnya tidak mengapa/mubah.”[2]
Sahabat Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu berkata,“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang orang mencukur alis, mengkikir gigi, menyambung rambut, dan mentato, kecuali karena penyakit.” [3]
As-Syaukani menjelaskan,“Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘kecuali karena penyakit’ dzahir maksudnya bahwa keharaman yang disebutkan,yaitu jika dilakukan untuk tujuan memperindah penampilan, bukan untuk menghilangkan penyakit atau cacat, karena semacam ini tidak haram.”[4]
Haram untuk sekadar berhias
Memasang kawat gigi/behel termasuk mengotak-atik gigi (bisa kita lihat dalam prosesnya) maka ada nash larangan mengenai hal ini.
Sahabat Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu berkata,“Semoga Allah melaknat orang yang mentato, yang minta ditato, yang mencabut alis, yang minta dikerok alis, yang merenggangkan gigi, untuk memperindah penampilan, yang mengubah ciptaan Allah.” [5]
Syaikh Shalih Al-Fauzan hafidzahullah berkata,“Adapun jika tidak ada kebutuhan untuk itu (mengotak-atik gigi) maka hukumnya tidak boleh. Bahkan terdapat larangan meruncingkan dan mengikir gigi agar nampak indah. Terdapat ancaman keras atas tindakan ini karena hal ini adalah suatu yang sia-sia dan termasuk mengubah ciptaan Allah.”[6]
Imam An-Nawawi rahimahullah mengatakan,“Adapaun Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Yang merenggangkan gigi, untuk memperindah penampilan” maksudnya melakukan hal itu untuk mendapatkan penampilan yang baik. Dalam hadis ini terdapat isyarat bahwa yang diharamkan adalah melakukan perenggangan gigi untuk memperindah penampilan. Namun jika dilakukan karena kebutuhan, baik untuk pengobatan atau karena cacat di gigi atau semacamnya maka hukumny a tidak mengapa/mubah.”[7]
(muslimafiyah/dr. Raehanul Bahraen)
[1] HR. An-Nasai 5161, Abu Daud 4232, dihasankan oleh Al-Albani
[2] Sumber: http://islamqa.com/ar/ref/21255/%D8%A7%D9%84%D8%B9%D9%84%D9%85
[3] HR. Ahmad 3945 dan sanadnya dinilai kuat oleh Syuaib Al-Arnaut
[4] Nailul Authar, 6/229, Darul Hadits, Mesir, cet. I, 1413H, syamilah
[5] HR. Bukhari 4886
[6] Sumber: http://islamqa.com/ar/ref/21255/%D8%A7%D9%84%D8%B9%D9%84%D9%85
[7]  Syarh Shahih Muslim14/107, Dar Ihya’ At-Turast, Beirut, cet. II, 1392 H, syamilah
Source

Sabtu, 27 Juli 2013

Keajaiban Sunnah Rasul dan 360 Tulang Persendian Manusia


AyoReading: Keajaiban Sunnah Rasul dan 360 Tulang Persendian Manusia~Imam muslim neriwayatkan dari Sayyidah Aisyah r.a. bahwa Rasulullah SAW bersabda,
“Setiap manusia keturunan Adam diciptakan di atas 360 persendian. Barang siapa yang bertakbir, bertahmid, bertahlil, bertasbih, dan beristighfar kepada Allah, menyingkirkan batu, atau duri atau tulang dari jalan, memerintahkan kepada kebaikan dan mencegah dari kemungkaran sejumlah persendian itu maka ia telah berjalan menjauhi api neraka,”(H.R. Muslim, Kitab al-Zakat, hadis No. 1675).
Coba gerakkan siku tangan dan lutut kaki Anda dengan gerakan menekuk! Apakah dapat digerakkan dan tertekuk? Lalu mengapa bisa terjadi demikian? Jika Anda perhatikan, pada anggota badan yang tertekuk tersebut ada dua tulang yang saling dihubung-kan. Itulah yang dimaksud persendian.
Menurut Prof. Dr. Zaghlul Raghib al-Najjar (Buku Induk Mukjizat Ilmiah Hadis Nabi: 196-203), secara harfiah sendi berarti tulang jari dan seluruh telapak tangan. Kadang-kadang kata ini dipergunakan untuk menyebut seluruh tulang dalam tubuh dan persendiannya. Adapun yang dimaksud sendi adalah titik pertemuan antartulang. Mayoritas persendian bisa bergerak (diartrosis) meskipun sebagian lagi bersifat statis, seperti sendi tengkorak.
Persendian atau dalam Bahasa Arab “al-sulama” yang dimaksudkan dalam hadis di atas adalah persendian yang memungkinkan tulang bergerak secara luwes (sendi diartrosis). Ungkapan Rasulullah yang menyebut dengan tegas jumlah persendian sebanyak 360 merupakan sesuatu yang sangat menakjubkan. Bagaimana tidak, pada zaman ketika tidak ada satu pun ilmu pengetahuan yang secara khusus membahas anatomi tubuh manusia, jumlah tulang dan persendiannya, di tengah masyarakat primitif yang belum mengenal ilmu pengetahuan, penelitian dan kodifikasi, Rasulullah SAW mengungkapkan hadis yang luar biasa ini. Tidak hanya manusia di zaman lalu, bahkan manusia saat ini pun, yang hidup di abad 21, abad kemajuan sains dan teknologi, tidak mengetahui secara pasti jumlah tulang dan persendian  manusia.
Beberapa ensiklopedia internasional pun menghindari penyebutan jumlah tulang dan persendian secara detail. Ensiklopedia Britanica, misalnya, mengelompokkan tulang dan persendian manusia ke dalam tiga kelompok besar (yakni, Rangka Poros, Rangka Dalam, dan Rangka Tepi). Ensiklopedia Hathchinson yang terbit pada 1995 pun menyatakan bahwa jumlah tulang dalam kerangka tubuh manusia hanya 206.
Namun, Dr Hamid Ahmad Hamid dalam bukunya “Rihlah al-Iman fi Jism al-Insan” atau “Wisata Iman dalam Tubuh Manusia” menyebutkan bahwa jumlah keseluruhan persedian tulang manusia adalah 360 sebagaimana disebutkan dalam hadis Rasulullah SAW.

Ia merinciankan sebagai berikut ini.
  • Tulang Belakang yang meliputi 148 persendian: 25 sendi antara tulang-tulang belakang, 72 sendi antara tulang-tulang belakang dan rusuk, dan 50 sendi antara tulang-tulang belakang melalui tonjolan-tonjolan kecil samping.
  • Tulang Dada yang meliputi 24 persendian: 2 sendi antara tulang dada dan rongga dada, 18 sendi antara tulang-tulang dada dan kepala, 2 sendi antara tulang-tulang selangka dan belikat, serta 2 sendi antara tulang-tulang belikat dan dada.
  • Tulang tubuh bagian atas mencakup 86 persendian: 2 sendi antara tulang-tulang bahu, 6 sendi antara tulang-tulang siku, 8 sendi antara tulang-tulang pergelangan tangan, dan 70 sendi antara tulang-tulang tangan.
  • Tulang tubuh bagian bawah mencakup 90 persendian: 2 sendi paha, 6 sendi antara tulang-tulang dua lutut, 6 sendi antara tulang-tulang pergelangan kaki, 74 sendi antara tulang-tulang telapak kaki, dan 4 sendi antara tulang-tulang lutut.
  • Tulang tubuh bagian dalam mencakup 11 persendian: 4 sendi antara tulang-tulang ekor, 6 sendi antara tulang-tulang pinggul, dan 1 sendi pada sambungan tulang alat vital. Jumlah seluruhnya 146 + 24 + 86 + 92 + 11 = 360 sendi.
Kerangka tulang manusia meliputi sekumpulan tulang yang berfungsi untuk menopang tubuh, memberi bentuk, menjaga anggota tubuh yang lunak dan sensitif, serta memberikan permukaan yang kokoh tempat melekatnya otot.
Jika Allah SWT tidak menganugerahkan sistem persendian, sehingga tulang-tulang keras dapat bergerak luwes, niscaya manusia tidak mampu bergerak sama sekali. Dan jika salah satu sendi mengalami kerusakan, manusia akan merasakan sakit yang luar biasa dan ia akan mengalami kesulitan dan permasalahan.
Karena itu, Rasulullah SAW mewasiatkan pentingnya bersyukur kepada Allah SWT. Setiap kali matahari terbit, setidaknya sejumlah tulang persendian tubuh. Manusia tetap harus bersyukur meskipun syukur, zikir, dan sedekah yang kita lakukan tidak akan mencukupi makna syukur atas 1 dari 360 sendi yang telah Allah ciptakan dalam tubuh kita.
Pertanyaan yang kemudian mencuat, siapakah yang mengajari Rasulullah SAW bahwa manusia diciptakan atas 360 sendi? Siapkah yang bisa membantunya memahami misteri seperti ini? Jawabannya hanya Allah. Hanya Dia satu-satunya yang telah mewahyukan kepada Rasulullah pengetahuan yang melampaui pengetahuan manusia.

Semua itu membuktikan kenabian dan kerasulan Muhammad SAW. Semoga shalawat, salam dan berkah selalu tercurah kepadanya, keluarganya, sahabat-sahabatnya, serta orang yang mengikuti petunjuknya dan berdakwah menyebarkan ajarannya sampai hari kiamat. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.



Source

Keajaiban dan Mukjizat Bahasa Semut


AyoReading: Keajaiban dan Mukjizat Bahasa Semut~Profesor Robert Hickling sudah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk meneliti serangga dan merekam getaran-getaran bunyi yang mereka lepaskan. Namun, bahan-bahan yang diperoleh tidak bisa dinyatakan hingga ia mampu merekam bunyi-bunyi yang berasal dari semut. Ia bermaksud meneliti semut di sarangnya. Mereka tidak menemukan metoda yang lebih baik daripada mengikuti bunyi-bunyi semut.
Bagaimanapun, hal yang mengejutkan ilmuwan itu adalah bahwa frekuensi bunyi-bunyi yang dilepaskan semut-semut itu bervariasi dari satu semut dengan semut lain, dan dari jenis semut yang satu dengan jenis semut yang lain.
Ada 12 ribu spesies dalam dunia semut di muka bumi, melebihi ras manusia. Di hadapan jumlah yang luar biasa ini para peneliti bingung mengenai bagaimana mereka mencocokkan semua bunyi tersebut.
Beraneka bunyi semut bisa direkam dengan sukses, dan bagian-bagian dari riset ini diterbitkan di majalan Journal of Sound and Vibration tahun 2006, dan itu adalah pertama kali manusia dapat mendengar suara semut yang sebenarnya!
Peneliti ini menerbitkan banyak riset dan yang paling penting adalah tentang komunikasi antar semut dengan judul ‘Analisis Komunikasi Akustik Oleh Semut’ di Journal of Acoustical Society of American Magazine.
Peneliti-peneliti ini menunjukkan bahwa semut-semut melebihi kita dalam komunikasi akustik. Para ilmuwan mengharapkan bahwa semut menggunakan antena-antena untuk mengirim dan menerima getaran suara. Semut memperkuat isyarat-isyarat suara yang diterima seperti yang alat-alat penerima yang canggih.
Lebih dari itu, semut-semut itu bisa menghilangkan bunyi-bunyi yang melebihi batas, sehingga hal tersebut menjadi filtrasi atau klarifikasi terhadap bunyi untuk mencirikannya dari yang lain. Ini merupakan sistem komunikasi yang sangat maju, yang selama ini tidak dikenal para ilmuwan, dan mereka baru menemukannya beberapa tahun yang lalu. Namun al-Qur’an al-Karim telah menyinggung hal tersebut dan mengatakan kepada kita bahwa semut-semut itu berbicara.
Allah berfirman,
‘Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut, ‘Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari.’ (an-Naml: 18)
Di dalam ayat ini, ada suatu bukti yang jelas bahwa semut-semut mempunyai suatu bahasa untuk memahami satu sama lain, dan Allah mengaruniai Sulaiman kemampuan untuk mendengar dan memahami suara-suara mereka. Para ilmuwan berusaha untuk menangkap isyarat-isyarat akustik yang diucapkan semut-semut. Namun, mereka membedakan empat macam bunyi setelah melakukan pengamatan selama bertahun-tahun.


 
Para ilmuwan menyatakan bahwa semut-semut itu seperti kita, mereka melaksanakan tugas-tugas mereka secara efisien. Sambil kerja, semut-semut berbicara satu sama lain dan berkata seperti manusia. Kita menemukan bahwa semut-semut mengorganisir proses pengumpulan makanan dan tugas-tugas lain melalui bunyi-bunyi tertentu dan berbagai perintah yang dilepaskannya, sementara semut-semut lain mendengar dan merespon!
Phil De Vries menemukan bahwa serangga melepaskan getaran-getaran suara lemah yang dapat dibedakan oleh semut. Kumbang penghisap mengeluarkan zat yang mengandung gula yang disukai semut. Serangga ini mengeluarkan getaran selama ia bekerja, sehingga semut sering kali terjebak sebagai mangsanya. Getaran-getaran akustik itu merupakan alat komunikasi di antara serangga.
Allah berfirman, ‘Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.’ (al-Isra’: 44)
Robert Hickling, salah seorang peneliti terkemuka mengatakan, semut-semut tidak bereaksi terhadap suara manusia dan tidak terpengaruh olehnya. Tetapi jika kita mengarahkan kepadanya getaran-getaran yang sesuai, maka semut terpengaruh olehnya dan meresponnya. Ini berarti bahwa semut-semut mempunyai bahasa sendiri dan mereka sepenuhnya seperti manusia. 
Di sini kita ingat akan firman Allah, ‘Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat-umat (juga) seperti kamu. Tiadalah Kami alpakan sesuatu pun di dalam Kitab, kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan.(an-Naml: 38)


Source

Jumat, 26 Juli 2013

Keajaiban Bulan yang Terbelah


AyoReading: Keajaiban Bulan yang Terbelah~Terdapat bayak mukjizat-mukjizat yang diingkari oleh kaum musyrik disebabkan kedengkian mereka terhadap islam,  Di antaranya adalah mukjizat peristiwa terbelahnya Bulan yang disebutkan dalam Al-Quran di zaman Rasulullah Saw atau 14 Abad yang lalu:
“Telah dekat datangnya Hari Kiamat dan Bulan telah terbelah . Dan jika mereka (orang-orang musyrikin) melihat suatu tanda (mukjizat), mereka berpaling dan berkata: “(Ini adalah) sihir yang terus menerus”. Dan mereka mendustakan (Nabi) dan mengikuti hawa nafsu mereka, sedang tiap-tiap urusan telah ada ketetapannya” ( (QS. Al-Qamar: 1-3)
“Dari Abdullah Berkata bahwa ?Bulan terbelah menjadi dua bagian di zaman Rasulullah, kemudian Rasulullah Saw bersabda: “Saksikanlah”  (HR. Muslim: 7249)
Dalam di riwayat lain dijelaskan bahwa  ketika kaum kafir Makkah meminta Rasulullah untuk memperlihatkan tanda-tanda kebesaran Allah serta menguji kebenaran risalah baginda Rasulullah dengan memintanya membelah bulan. Maka Allah Swt mengabulkan doa beliau hingga pada malam hari tampaklah bulan terbelah menjadi dua bagian, di mana bagian lainnya berada di sisi  Gunung Safa dan bagian lainya di sisi Gunung Qaikaan dan terlihat di antaranya bukit Hira.
Tapi mereka kafir Makkah malah mengingkari mukjizat tersebut dan berkata: “Muhammad telah Menyihir Kita”, kemudian sebagiannya berkata:  “ jika benar kita tersihir dia tidak akan bisa menyihir semua manusia Maka tunggulah sampai datang berita dari Orang-orang yang melakukan perjalanan jauh, ketika mereka (para Musafir) tiba mereka pun mengatakan bahwa mereka menyaksikan hal yang serupa. 
Tetapi kaum kafir Makkah tetap mengingkari mukjizat tersebut dan berkata : “…(Ini adalah) sihir yang terus menerus”.
Beranjak dari berbagai riwayat yang serupa, kita dapat meyimpulkan bahwa kejadian itu tidak hanya disaksikan oleh kaum kafir Makkah saja tetapi Manusia yang berada di tempat selain Makkah pun pada waktu itu dapat menyaksikan peristiwa itu. 
Seperti yang dilakukan oleh Abu Jahal bahwa dia pernah menunggu para pedagang yang berdatangan dari berbagai negeri jauh (seperti Syam) untuk menanyakan peristiwa tersebut, maka mereka juga menyaksikan hal tersebut.



Source

Rabu, 24 Juli 2013

Anekahosting.com Web Hosting Murah Terbaik di Indonesia


AyoReading: Anekahosting.com Web Hosting Murah Terbaik di Indonesia~Siapa di Indonesia ini yang tidak mengenal anekahosting.com,pemberi layanan web hosting dan hosting murah di Indonesia. Terlebih, dengan diadakannya kontes seo anekahosting.com sejak tanggal 7 April 2013 kemarin. Ketenaran anekahosting.com sudah tidak bias terbantahkan lagi. Anekahosting.com berdiri dengan visi untuk memberikan layanan hosting berkualitas namun dengan harga yang sangat kompetitif dengan fitur lengkap dan harga yang kompetitif.

Dengan pengalaman lebih dari 5 tahun dalam bidang Hosting Provider, AnekaHosting.com siap membantu kita untuk menjadi mitra bisnis online kita dan anekahosting.com menjamin bahwa AnekaHosting.com merupakan solusi online yang tepat untuk kita, karena anekahosting.com bekerja dengan berpegang pada komitmen, dedikasi dan dengan integritas yang tinggi. Anekahosting.com akan terus berinovasi untuk menjadi yang terbaik dalam memenuhi kepuasan setiap pelanggan AnekaHosting.com yang beraneka.

Untuk menyesuaikan keadaan bisnis online di Indonesia dan keperluan yang beraneka maka AnekaHosting.com menyediakan layanan hosting yang beraneka ragam dan tentu saja hosting murah, diantaranya:
 

PACKAGE   BRONZE
  • Kapasitas 250 MB
  • Bandwidth 20 GB
  • 5 Email Address
  • 1 Database
  • 1 FTP Account
  • Rp. 15.000 / bulan

PACKAGE   SILVER

  • Kapasitas 1 GB
  • Bandwidth 75 GB
  • Unlimited Email Address
  • 5 Database
  • 5 FTP Account
  • Rp. 35.000 / bulan

PACKAGE   GOLD

  • Kapasitas 3 GB
  • Bandwidth 100 GB
  • Unlimited Email Address
  • 20 Database
  • 10 FTP Account
  • Rp. 75.000 / bulan 

    PACKAGE   PLATINUM
  • Kapasitas 5 GB
  • Bandwidth 150 GB
  • Unlimited Email Address
  • Unlimited Database
  • Unlimited FTP
  • Rp. 125.000 / bulan


Selain layanan hosting yang beragam serta hosting murah, Anekahosting.com juga mempunyai fasilitas atau keunggulan dibandingkan dengan penyedia jasa hosting lainnya.
Berikut adalah keunggulan anekahosting.com, web hosting dan hosting murah:



  • Aktivasi Cepat dan Mudah
Kecepatan layanan anekahosting.com tergambar sejak awal kita menggunakan layanan dari AnekaHosting.com. Dari Proses registrasi sampai dengan Online Payment dilakukan secara mudah dan Real Time dan Account anda langsung aktif. Jika kita melakukan offline payment maka, dalam waktu 30 menit setelah dilakukan pembayaran dan konfirmasi, domain atau hosting kita sudah dapat digunakan langsung.

  • PHP & MySQL Terbaru
Seluruh server anekahosting.com mensupport penggunaan versi PHP dan MySQL terbaru. Sehingga akan mendukung performance website kita menjadi lebih cepat, lebih reliable dalam beban tinggi, dan lebih aman

  • cPanel Based
Layanan Hosting anekahosting.com menggunakan cPanel sebagai web based hosting management tools yang paling banyak diadopsi oleh web hosting diseluruh dunia. Kemudahan, keamanan, kompatibilitas, dan kehandalan menjadikan cPanel sebagai pilihan utama anekahosting.com

  • Dilengkapi Fantastico
Gunakan fasilitas Auto-Installer dari Fantastico atau Softaculous untuk membantu menginstall CMS favorit kita secara mudah. Cukup ikuti wizardnya, CMS favorit kita akan terinstall dalam 3 langkah tanpa harus mengupload dan mengkonfigurasi database

  • Migrasi Gratis
Jika kita memindahkan layanan hosting dari provider sebelumnya ke Anekahosting.com, anekahosting.com akan bantu proses pemindahan data. Sebutkan saja username dan password kita di hosting provider sebelumnya.


  • Always There 24/7
Anekahosting.com selalu memonitor performance servernya dalam 24 x 7. Selain itu anekahosting.com juga senantiasa ada untuk membantu pelanggan jika terjadi kesulitan dalam menggunakan layanan AnekHosting.com melalui layanan online ticket support.
  • iPhone & BlackBerry Support
Mensupport penggunaan e-mail via iPhone bukan hal istimewa. Namun untuk Blackberry kami punya perlakuan khusus. Versi cPanel yang kami gunakan mensupport protokol notifikasi dan whitelisting ke server-server Blackberry. E-mail akan sampai lebih cepat ke genggaman kita dimanapun itu.
  • Uptime Guarantee 99%
Didukung hardware yang handal, maintenance dan monitoring yang dilakukan terus menerus, Anekahosting.com memberikan jaminan uptime 99% setiap bulannya.

Keunggulan tersebut, tak akan bisa didapatkan selain di anekahosting.com webhosting dan hosting murah. Jadi, sudah terbukti dan teruji jelas, bahwa anekahosting.com adalah web hosting dan hosting murah terbaik di Indonesia